Kamis, 17 November 2016

-Perjuangan Geometris-

Oke! Pada kesempatan kali ini aku akan bercerita sedikit tentang perjuanganku menyelesaikan tugas akhir mata pelajaran seni. -Aku sebut perjuangan karna butuh banyak usaha untuk itu ahahai-

Berawal dari tatap *ups kok jbuse ngno,rek! Maksud ku berawal ketika aku mendapat tugas seni dari Bu Eli, yakni tugas menggambar ragam hias geometris mulailah ku perjuangkan tugas akhirku ini. Ini juga yang menjadi nilai UAS semester 1 kelas 11 tapel 2016/2017. Sebenarnya tugasnya tidak hanya ini, ada juga tugas kliping tentang ragam hias bali, tapi unruk tugas ini adalah tugas kelompok bukan individu. Oke kembali ke tugas pribadi :D Jauh sebelum tugas ini datang, dan sebelum kita dipertemukan dengan bu Eli ihiiih kita sudah lebih dulu dipertemukan dengan seorang guru yang sangat humoris yaitu pak aris. Namun sayangnya dia tidak lagi mengajar di SMADAH huhuhu.  -Bu Eli- Guru seni sekarang ini :D Materinya adalah tentang ragam hias geometris, permulaan kita sudah diberi materi tentang cara membuat berbagai bentuk mulai dari segitiga,segi enam beraturan,segi delapan, dan segi duabelas dengan menggunakan penggaris dan jangka. Materi itulah yang sangat berguna untuk mengerjakan tugas ragam hias geometris ini.

Setelah mengetahui tugas itu, aku sudah mulai berfikir geometris aoa yang akan aku gambar, karna jujur aku tidak begitu suka pelajaran yang berhubungan dengan ketelitian dan kesabaran, seperti seni ini. Apalagi bu eki sangat menganjurkan kita untuk teliti, rajin dan bersih. *artinya tidak belepotan warnanya. Mulailah aku browsing di internet bagaimana sih bentuk-bentuk ragam hias geometris?! Unuk pelajaran seni aku selalu berprinsip *nggae seng gampang wae seng penting nggarap hahaha :D Jadilah aku menemukan sumber dari internet tang menurut saya mudah untuk digambar.

Langkah pertama adalah memikirkan akan membuat geometris apa terlebih dahulu, Karna geometris tentu sudah oasti melibatkan penggaris,dan jangka. Ku terapakan langkah" yang telah diterangkan oleh bu eli sebelumnya. Mulailah ku goreskan pensil ku ke kertas gambar berukuran A4.

Singkat cerita itulah hasil dari goresan tanganku. Sederhana memang. Namun itulah kemampuan ku. Untuk menggambar nya aku selesaikan di rumah dengan beberapa kali percobaan, sedangkan untuk tahan pewarnaan aku diskusikan dengan bu eli. Tapi saat hampir finishing, kurang sekitar 25% lagi selesai, aku tiba-tiba minder karna melihat semua hasil karya teman-temanku terlihat bagus. *Engkok nang nilai ku elek dewe. Padahal hari itu sudah pada pertemuan terakhir, tapi nggak papalah daripada nialai UAS ku jeblok. Akhirnya aku dengan berat hati namun agak semangat bertekad kembali untuk memulai dari awal lagi. Meskipun tenggang waktunya hanya kurang seminggu untuk dikumpulkan. Setelah jam pelajaran berakhir, aku berbegas searching namun kali ini aku mencoba mencari aplikasi gambar untuk geometris. Akhirnya aku menemukannya, semua gambar yang ada di aplikasi tersebut terlihat sangat bagus. Aku memilih satu gambar yang menurut aku simple tapi bagus.

Itulah gambar yang aku pilih, tapi ternyata eh ternyata gambar itu tidak menerapkan prinsip geometris. Huhuhu. Jelas wae tak covak bolak balek gak isok. Jujur aku sudah dua hari mencoba gambar itu taoi tetap saja tidak bisa, aku sudah menghabiskan 1 buku gambar A3 dan kertas karton. Karna sudah capek akhirnya aku membuat desain sendiri, dengan menggabungkan beberapa desain geometris yang sudah aku lihat sebelumnya.

Itulah hasil corat-coret ku selama ini sebelum aku salin ke buku gambar tugas yang sebenarnya. Setelah aku yakin dengan gambar ku itu, aku menyalinnya ke buku gambar tugas. Akuharus benar-benar telitu dan harus rajin tidak boleh belepotan agar bisa mendapat hasil yang memuaskan. Setelah aku salin, aku sempat bingung lagi, "keepo nyerengane ikiloh nggae jangka kabeh?" Padahal jangka kan menggunakan pensil bukan spidol. Berdasarka saran utshu *riska. Ia berpedapat kalau sebaiknya untuk garis tepinya diberi pensil warna saja dari pada 'comrot kabeh'. Tapi aku juga memikirkan juga, jika menggunakan pensil warna hitam untuk tepinya apa saat tengahnya diwarnai aoa warna hitamnya nggak ikut mencampur? Dan akhirnya jelek. Akhirnya aku bertanya ke Nia, karna gambar dia juga mengggunakan jangka. Ternyata ia menggunakan jangka dengan spidol untuk tepinya. *spidol e dikareti nak jangkae. Karna aku tidak 'srantanan' dan tidak telatenan aku meminta tolong kepada zuhriyah untuk memberi garis tepi pada gambarku itu :D zuzuh kan anaknya telaten :D gak koyok aku :D Tinggallah pada tahap pewarnaan, seperti biasa aku bertanya pada nia lagi dan lagi, aku meminta saran warna apa yang bagus untuk gambar ku. Selain oada nia aku juga meminta saran pada ihsan. Setiap hari buku gambarku ku bawa ke sekolah untuk aku warnai, karna di rumah aku tidak punya pensil warna. Aku meggunakan pensil warnanya nia. Setiap ada waktu kosong ku sempatkan waktu untuk mewarnai.



Itulah gambarku sebelum tahap finishing. Alhamdulillah sudah lebih baik dari gambar sebelumnya. Akhirnya, pada hari kamis gambae ku sudah selesai 100%. Padahal dulu aku sempat was-was jika gambar ku tidak selesai. Karna selain memikirkan tugas itu aku juga ada TUC. Alhamdulillah sebelum TUC tugas ku sudah selesai semua hanya saja masih ada tugas laporan praktikum ipa. Tapi itu tugas perkelompok. Semoga saja hasilnya memuaskan amiiin

Itulah hasil akhir perjuanganku. Penuh dengan gradasi warna. Bu eli kan suka yang color full 😃


Tidak ada komentar:

Posting Komentar